DESAINER AYU DYAH ANDARI SRIWIJAYA HADIRKAN KEINDAHAN KAIN JUMPUTAN PALEMBANG DI ISEF 2020

Total Views : 241
Zoom In Zoom Out Read Later Print

Untuk pertama kalinya Ayu Dyah Andari menggunakan material kain Jumputan yang berasal dari Palembang. Kain yang digunakan untuk jumputan ini merupakan Kain Katun Sutra yang lembut. Koleksi ini akan menggunakan gaya desain Classic Eropa Kuno yang merupakan gaya desain khas Ayu Dyah Andari. Sentuhan detail dengan bordir hingga penambahan dengan bahan tulle yang membuat setiap desain terlihat modern walaupun menggunakan kain tradisional. Warna-warna yang digunakan adalah warna Orange, maroon, blue ocean, dan pale green. Terdapat 6 desain yang dirancang oleh Ayu Dyah Andari Khusus untuk dipamerkan pada 7th ISEF 2020

Sriwijaya yang merupakan kerajaan besar di nusantara dari a ad 7-11 Masehi, dan merupakan kekuatan maritime di Asia Tenggara saat itu memiliki peninggalan sejarah dan budaya yang mengagumkan, untuk budaya kita bisa melihatnya contohnya di pakaian pengantin, para sejarawan mempercayai ibukota kerajaan Sriwijaya berdiri di lokasi yang sekarang menjadi kota Palembang, sebagai ibukota provinsi Sumatera Selatan, Palembang terkenal dengan kuliner pempek dan jembatan Ampera sebagai salah satu jembatan terpanjang di Indonesia.

Terdapat  beragam jenis kain tradisional asal Palembang yang telah dikenal luas  di tanah air yakni kain songket dan  jumputan. Hingga kini motif jumputan  yang dibuat dengan teknik celup  masih menjadi pilihan utama wisatawan dan pecinta kain nusantara.

Motif kain jumputan Palembang  menggunakan dua atau tiga warna.  Warna-warna ini umumnya adalah  warna berani yang cukup kuat seperti  merah, hijau, dan kuning. Sedangkan  dari motif, tidak terlalu banyak  mengalami perubahan dan masih  mempertahankan motif tradisional di  antaranya kacang hijau, sasirangan  atau titik tujuh.

Kini, jumputan tak hanya  diaplikasikan pada sutra pelangi, tetapi  juga pada kain sutra kerut, katun sutra,  silk, kain tenun alat tenun bukan mesin  hingga kain gamis. Pembuatan kain  jumputan seluruhnya dilakukan secara  manual, mulai dari melukis motif,  menjahit jumputan, hingga mencelup  warna.

Untuk pertama kalinya Ayu  Dyah Andari menggunakan material  kain Jumputan yang berasal dari  Palembang. Kain yang digunakan  untuk jumputan ini merupakan Kain  Katun Sutra yang lembut. Koleksi  ini akan menggunakan gaya desain  Classic Eropa Kuno yang merupakan  gaya desain khas Ayu Dyah Andari. 

Sentuhan detail dengan  bordir hingga penambahan dengan  bahan tulle yang membuat setiap  desain terlihat modern walaupun  menggunakan kain tradisional.  Warna-warna yang digunakan adalah  warna Orange, maroon, blue ocean,  dan pale green. Terdapat 6 desain  yang dirancang oleh Ayu Dyah Andari  Khusus untuk dipamerkan pada 7th  ISEF 2020. (Muhamad Irfan)  

See More

Latest Photos