“Passage to Spice Island” Terinspirasi Dari Kekayaan Rempah-Rempah Nusantara Karya Desainer Riri Rengganis Hadir Di MUFFEST 2020.

Total Views : 30
Zoom In Zoom Out Read Later Print

Desainer fashion muslim berbakat Riri Rengganis, pemilik brand Rengganis di ajang MUFFEST 2020 di tahun 2020 ini, kembali menghadirkan karya-karya terbarunya yang diberi nama “Passage To Spice Island” (Jalan Menuju pulau rempah-rempah) . Tema ini dipilih karena di masa ratusan tahun lalu, Indonesia yang saat itu dikenal dengan nama Nusantara adalah penghasil rempah-rempah terkemuka di dunia. Saat itu pelabuhan-pelabuhan yang ada di Nusantara selalu ramai didatangi oleh kapal-kapal berisi pedagang dari China, Arab, India, Eropa dan negara lainnya. Rempah-rempah saat itu merupakan komoditas bernilai tinggi yang selalu dicari sehingga harganya sangat tinggi, bahkan ada ungkapan terkenal bila 1 genggam rempah-rempah harganya sama dengan 1 genggam emas.

Desainer fashion muslim berbakat Riri Rengganis, pemilik brand Rengganis di ajang MUFFEST 2020 di tahun 2020 ini, kembali menghadirkan karya-karya terbarunya yang diberi nama  “Passage To Spice Island” (Jalan Menuju pulau rempah-rempah) . Tema ini dipilih karena di masa ratusan tahun lalu, Indonesia yang saat itu dikenal dengan nama Nusantara adalah penghasil rempah-rempah terkemuka di dunia. Saat itu pelabuhan-pelabuhan yang ada di Nusantara selalu ramai didatangi oleh kapal-kapal berisi pedagang dari China, Arab, India, Eropa dan negara lainnya. Rempah-rempah saat itu merupakan komoditas bernilai tinggi yang selalu dicari sehingga harganya sangat tinggi, bahkan ada ungkapan terkenal bila 1 genggam rempah-rempah harganya sama dengan 1 genggam emas.

Sebagai seorang Desainer Riri Rengganis membayangkan sang penjelajah yang menahkodai kapal layar berbendera Portugis dengan sisi kiri dan kanan diisi Meriam sebagai perlindungan menghadapi bajak laut yang mengganas di masa lautan saat itu adalah seorang wanita yang fashionable, dia akan menciptakan gaya tersendiri yang menggabungkan antara pakaian “folk” Portugis dengan inspirasi dari perjalanannya.

Khusus untuk MUFFEST di 2020 ini beliau melakukan “styling” dengan wujud “modestwear”, sehingga di koleksi Ready-To-Wear ini tampak sentuhan gaya bohemian (maxi skirt, puffed sleeves, ruffles, floral embroidery) dilengkapi dengan beberapa elemen yang menampilkan jiwa petualang (seperti detail kantong cargo dan skema warna netral kecoklatan dan krem). Bordir seluruh koleksi Passage to Spice Island ini bermotifkan berbagai tanaman rempah seperti pala, lada, bunga lawang, kunyit, kayu manis dan cengkeh. Sedangkan material yang digunakan adalah berbagai macam katun 100?ri perusahaan tekstil terpercaya di Bandung, Multi Sandang Tamajaya.

Koleksi ini merupakan salah satu perwujudan Trend Singularity 2019/20 yang bertemakan Svarga (keindahan spiritual dan warisan tradisi), dengan subtema Couture Boho (Adi Bohemian).

Di hari pertama MUFFEST 2020, tanggal 20 Februari di sesi teakhir fashion show, pukul 19.48-20.31 didukung 8 orang model beliau menampilkan  “Passage to Spice Island”.

Riri Rengganis yang merupakan lulusan Product design dari Institut Teknologi Bandung ini telah sering mengadakan pameran baik di dalam maupun luar negeri, di tahun 2017 lalu beliau dengan didukung IFC (Indonesia fashion Chamber) mengikuti pagelaran fashion show “Indonesian Weekend” di Potters Field Park , London dari tanggal 22-23 Juli 2017.

Koleksi fashion Rengganis diantaranya pakaian wanita, aksesoris di tangan, tekstil tradisional dan lainnya. (Muhamad Irfan)

 

See More

Latest Photos