PENEREPAN INDUSTRI 4.0 TAIWAN EXCELLENCE MEMBANTU SISWA INDONESIA BERINTERGRASI DENGAN TEKNOLOGI BARU

PENEREPAN INDUSTRI 4.0 TAIWAN EXCELLENCE MEMBANTU SISWA INDONESIA BERINTERGRASI DENGAN TEKNOLOGI BARU

Mei 19, 2019 0 By admin

Pemerintah Indonesia telah merilis cetak biru “Making Indonesia 4.0” pada kuartal kedua tahun 2018. Diharapkan dengan penerapan Industri 4.0, ini dapat membawa Indonesia menjadi 10 negara ekonomi teratas dunia pada tahun 2030, dan menciptakan lebih banyak peluang kerja di masa depan. Mengingat hal ini, Taiwan Excellence secara khusus menyelenggarakan lokakarya “Prepare Yourself for Industry 4.0” bekerja sama dengan Onno Center, sebuah yayasan lokal pengembangan pendidikan di Indonesia, dengan mengundang siswa sekolah menengah dan mahasiswa untuk berpartisipasi, dan memberikan contoh sukses dari Industri Taiwan 4.0, membantu siswa untuk menangkap peluang ini dan mempersiapkan diri untuk pekerjaan lebih awal.

Pertama, lokakarya yang bertempat di Taiwan Excellence di Neo Soho Jakarta, oleh Dr. Onno W. Purbo, selaku pendiri Onno Center, yang memperkenalkan konsep dasar Industry 4.0, mengungkapkan bahwa penerapan Industry 4.0 telah membawa perubahan baru di banyak industri di Indonesia. Melalui lokakarya selain Dr. Onno W. Purbo, tampil sebagai pembicara bersama perwakilan brand-brand Taiwan Excellence yang memiliki spesialisasi dalam Industri 4.0, yaitu Chandra Wijaya (Marketing Manager ICP DAS), Ramdhani Gumilar (Country Sales Director Advantech Indonesia),dan Adhi Wijaya (Country Manager Cyber-Power), memberikan pemahaman mendalam tentang tren yang tak terhentikan ini dengan memberikan contoh. ICP DAS, yang mengkhususkan diri dalam pemantauan pabrik, menunjukkan cara yang benar dalam menggunakan alat yang dapat mengontrol lingkungan pabrik dari jarak jauh dengan mudah. ADVANTECH pemimpin industri komputer global menyebutkan bahwa berdasarkan data, industri manufaktur Indonesia menyumbang 18% Produk Domestik Bruto (PDB), itu menunjukkan pentingnya Industri 4.0, menghadirkan model penciptaan bersama dan menciptakan situasi win-win untuk semua industri. Cyber-Power bekerja sama dengan Bandara Mopah Merauke Indonesia menjelaskan, sistem tenaga yang andal dan tidak terputus adalah dasar utama untuk pengembangan Industri 4.0. “Yang akan bertahan adalah tenaga kerja yang mengandalkan kreativitas, bukan secara manual, sehingga akan lebih baik jika Pemerintah, dalam hal ini Dikti mengembangkan kurikulum yang dapat menciptakan tenaga kerja berkualitas untuk menghadapi Industri 4.0”, ujar Dr. Onno W. Purbo.

Onno Center telah lama berkomitmen untuk menghilangkan ketimpangan pendidikan di antara masyarakat Indonesia di daerah pedesaan dan mereka percaya bahwa kekuatan pengetahuan dapat mengubah kemiskinan. Para siswa yang berpartisipasi dalam lokakarya ini berasal dari komunitas mereka yang luas. Taiwan Excellence selalu menjadi mitra yang baik dengan perdagangan Indonesia, melalui kesejahteraan publik, memberikan dukungan untuk pembangunan Indonesia dan menggabungkan kekuatan intelektual ini dengan energi spiritual Taiwan Excellence, Everyday Excellence dan menyampaikan ke setiap sudut di Indonesia. (Hendra T)