PELATIHAN DARI FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS UNIVERSITAS MERCU BUANA  UNTUK TEMAN TULI DI INDONESIA]

PELATIHAN DARI FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS UNIVERSITAS MERCU BUANA  UNTUK TEMAN TULI DI INDONESIA]

Oktober 17, 2019 0 By admin

 

Menurut data WHO di tahun 2018 diperkirakan ada sekitar 466 juta orang di seluruh dunia saat ini menderita ketulian dari total populasi 7,53 miliar jiwa. Dari angka diatas bila kita hitung secara persentase maka ada ada 6,18% yang menderita tuli. Sedang menurut data worldmeters Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 269 juta jiwa, sehingga bila kita menggunakan persentase diatas maka akan ada sekitar 16,647 penduduk Indonesia yang diperkirakan  tuli.

Melihat kondisi ini maka pada tanggal 11-12 Oktober 2019, bertempat di Museum Bank Mandiri yang berada di kawasan kota tua Jakarta. Fakultas Ilmu Komunikasi Public Relations Universitas Mercu buana mengadakan Pelatihan Public Relations Khusus Tuli, acara ini terselanggara berkat dukungan dari kementrian informasi, kementrian keuangan, kementrian Pendidikan dan kebudayaan, kementrian sosial dan seluruh aktivis Tuli di Indonesia dan tentunya Museum Bank Mandiri sebagai tuan rumah. Acara ini merupakan bagian dari Festival Museum Bank Mandiri 11-13 Oktober 2019. Dimana selama 3 hari itu diisi dengan pameran, workshop komunitas.

Pelatihan ini diberi judul “Good Looking Is A Good Branding” untuk teman Tuli agar mereka mampu bersaing didunia kerja serta mengajak teman Tuli agar lebih berani dan percaya diri dilingkungannya, kegiatan yang diprakasai tiga mahasiswa Mercu Buana ini yaitu Martin, Vista Yearlica, Ellsah Hairani ini merupakan syarat salah satu program ke lulusan dari Universitas Mercu Buana.

Kegiatan yang diHadiri 35 peserta teman Tuli yang diharapakan dapat merubah pola fikir dan tingkah laku teman Tuli agar sama dengan teman dengar dan menjadikan teman Tuli mampu bersaing didunia kerja dengan ilmu dari pelatihan Public Relations yang dilakukan Universitas Mercu Buana. Adapaun rangkain acaranya adalah hari pertama pelatihan public speaking menggunakan Bahasa Isyarat dan palatihan Grooming.  Mengapa public speaking dipilih sebagai materi penting, ini karena dalam lingkungan kerja sekarang, kemampuan public speaking sangat dibutuhkan dalam berinteraksi dengan klien maupun rekan kerja. Untuk teman tuli mereka menggunakan bahasa tubuh sebagai media komunikasi. Sedang grooming juga penting karena bila kita dapat menampilkan diri kita sebagai seorang yang rapi, percaya diri dan enak dilihat maka persepsi yang orang lihat dari kita akan positif.  Untuk hari ke dua yaitu pelatihan table manner serta praktek public Speaking menggunakan Bahasa isyarat. ]