PARIS dE lA MODE FASHION SCHOOL SIAP MENETASKAN PARA PROFESIONAL BIDANG FASHION UNTUK GO INTERNASIONAL

PARIS dE lA MODE FASHION SCHOOL SIAP MENETASKAN PARA PROFESIONAL BIDANG FASHION UNTUK GO INTERNASIONAL

November 12, 2019 0 By admin

Tantangan yang harus dihadapi generasi di era industri 4.0 dan globalisasi segala sektor saat ini adalah menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, termasukdalam sektor fashion. Institusi pendidikan formal memiliki peran penting dalam menetaskan para profesional di bidang fashion sebagai generasi penerus dalam meningkatkan kualitas industri fashion di tanah air dan mampu bersaing di tingkat global. Paris de la Mode Fashion School adalah salah satu sekolah fashion design dan fashion business yang hadir di Kota Tangerang pada awal tahun 2019.

Tangerang merupakan kota terbesar kelima di kawasan Jabodetabek dengan perekonomian dan pendidikan yang berkembang sangat pesat. Kota Tangerang menjadi sentra industri di Pulau Jawa yang memiliki lebih dari 1.000 pabrik yang menjadi zonasi bisnis dan pendidikan yang akan semakin berkembang. Paris de la Mode Fashion School bertujuan menciptakan sistem pendidikan bidang Fashion dan bisnis Fashion yang komprehensif sesuai standarisasi industri dan teknologi fashion terkini, sehingga menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif, memahami perkembangan trend, teknologi, sistem produksi, hingga pemasaran. Para lulusan sekolah ini dipersiapkan menjadi profesional di bidang fashion, mulai dari desainer, pengajar, hingga entrepeneur bidang fashion yang diarahkan untuk mengangkat budaya Indonesia yang memiliki keragaman inspirasi dan tekstil, dikombinasikan dengan gaya dan teknik desain dari Paris.

“Paris de la Mode Fashion School mempersiapkan siswa sebagai sumber dayamanusia yang memiliki keterampilan yang berkualitas taraf Internasional. Kami akan memastikan bahwa siswa dapat mengembangkan kedua keterampilan penting: Penciptaan dan Produksi yang merupakan keterampilan pendidikan yang komprehensif dan kompeten, serta menguasai teknologi fashion industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dan cyber,” ujar Silvia Sujanto, Deputy Principal Paris de la Mode Fashion School. Paris de la Mode Fashion School bekerjasama dengan Paris Fashion Division dan IFA (International Fashion Academy) menawarkan program edukasi Fashion dan bisnis Fashion yang memberikan peluang bagi para siswa dan lulusan sekolah ini untuk memiliki pengalaman belajar hingga bekerja di industri fashion di Indonesia dan tingkat internasional, terutama di Paris.

“Keunggulan Paris de la Mode Fashion School adalah menyediakan pilihan program studi Fashion dan Bisnis Fashion dengan sertifikasi internasional yang beragam, mulai dari kursus singkat hingga diploma ke luar negeri untuk kelas reguler, privat, dan intensif, menerapkan sistem pembelajaran one on one, porsi kelas praktik 80%, dan kurikulum distandarisasi sesuai kebutuhan perkembangan teknologi industri 4.0. Keistimewaan lain adalah fasilitas program lanjutan belajar dan bekerja di industri fashion di Paris serta program khusus yang memberikan kesempatan bagi para siswa dan alumni untuk menciptakan dan mengembangkan brand untuk pasar lokal maupun internasional,” tambah Hesty Mauren, Principal Paris de la Mode Fashion School. 

Pogram Studi yang ditawarkan Paris de la Mode Fashion School, pertama adalah Fashion Design & Creation yang mempelajari proses kreasi desain dari tingkat dasar sampai mahir, meliputi pengetahuan teoritis dan praktis yang mengaplikasikan desain fashion dengan teknik manual hingga teknologi digital 3 Dimensi. Kreasi desain meliputi Women’s Wear, Men’s Wear, Kids Wear, Wedding Dress, Kebaya, Modest Wear, Underwear,
Beach Wear, Jewelry & Accessories, Shoes & Bags. Kedua, Pattern Making & Production, yang mempelajari pembuatan pola untuk menerjemahkan sketsa gambar menjadi pakaian jadi, dari tingkat dasar sampai mahir, meliputi menggambar pola, memotong, mengukur, dan menjahit semua komponen garmen. Pada tingkat mahir akan dilengkapi dengan pembelajaran CAD CAM 3 Dimensi untuk pembuatan pola dengan hasil lebih cepat dan presisi yang biasa digunakan di industri garmen.

Ketiga, Fashion Branding & Business Development yang mempelajari analisa dan proyeksi trend, menciptakan brand fashion, memulai dan menggembangkan bisnis fashiontermasuk manajemen manufaktur dan hukum bisnis, serta teori dan strategi pemasaran. Paris de la Mode Fashion School melengkapi pula dengan Program Class: Intensive
Class yang terdiri dari One Year Program, yaitu program satu tahun yang dirancang untukpara pemula di industri fashion atau yang ingin memperdalam bakat dan minat di bidang fashion untuk pengalaman akademis maupun terjun sebagai profesional di industri fashion. Selain itu, Program Class: Fashion Alternance Entrepreneur, yaitu program pendidikan lanjutan ke Paris hingga bekerja (internship) di Paris yang terbagi atas periode 6, 9, 12, dan 24 bulan.

Bagi siswa dan alumni yang ingin terjun ke industri fashion secara strategis yang difasilitasi oleh sekolah, tersedia La Maison Program yang meliputi: Office Desk – Fasilitas ruang bekerja dengan tim kerja produksi, Meeting Buyers – Membuka jalan untuk bertemu buyer secara langsung, Fashion Link – Membuka jalan untuk masuk dan tampildalam event fashion show bergengsi seperti Paris Fashion Week, Fashion Collaboration – Membuka kerjasama dengan agensi model, artis, fashion influencer, fashion photographer dalam membantu mempromosikan produk fashion, serta Export Product – Memberikan fasilitas dan tim yang bekerjasama untuk mengirimkan, menampilkan, dan menjual produk ke luar negeri, terutama Paris. Short Course atau kelas kursus disediakan oleh Paris de la Mode Fashion School yang terdiri dari Student Weekend Class, yaitu kelas akhir pekan yang ditujukan bagi siswa yang masih bersekolah namun tertarik mendalami bidang fashion; dan Executive Class untuk pekerja yang ingin menambah keterampilan di bidang fashion dan persiapan sebelum pensiun. Progam kursus ini memberikan materi tentang Fashion Design Creation serta Pattern Making Production. Dengan mengaplikasikan sistem pembelajaran secara one on one dan jumlah siswa yang dibatasi maksimum 10 siswa per kelas, memungkinkan kesempatan yang lebih besar bagi para siswa untuk mengajukan pertanyaan, mendapatkan atensi lebih intensif, dan memperoleh materi dan melakukan praktik lebih optimal. Seorang desainer harus memiliki pengetahuan dan keahlian dasar yang diperoleh dari pendidikan formal agar mempunyai kekuatan konsep dan teknik yang tepat. Desainer dengan bekal pengetahuan dan keahlian dasar dinilai berpotensi lebih berkembang dan berdaya saing tinggi. Lulusan sekolah mode umumnya memiliki sejuta idea dan kreasi, namun tantangannya adalah memiliki link, modal, dan pengalaman. Oleh karena itu, siswa sekolah mode yang ingin menekuni bisnis fashion secara profesional sebaiknya menjalani magang (intership) dan dituntut untuk fokus, memiliki komitmen tinggi, mengeksplorasi inspirasi serta kreativitas tanpa henti, memperluas wawasan, dan mempertajam pengetahuan tentang fashion, dan yang tak kalah penting adalah melakukan pelatihan secara berkelanjutan. (Hendra T)